7 Alasan Bangga Tahu HIV dan AIDS


Meskipun HIV dan AIDS telah dikenal di Indonesia selama hampir 30 tahun, tak bisa dipungkiri bahwa masih banyak masyarakat dan teman-teman remaja kita yang tidak memiliki pemahaman memadai tentang HIV dan AIDS.
 

Menjauhi HIV dan AIDS bukan berarti harus menjauh pula dengan segala informasi dan pengetahuan tentangnya, apalagi banyak manfaat yang bisa teman-teman peroleh lho dengan mengenal HIV dan AIDS. Saya sendiri mengaku bangga bisa tahu dan paham dengan HIV/AIDS. Kenapa? Nih, saya kasih 7 alasan kenapa saya harus bangga tahu HIV dan AIDS.

  

Pertama, tahu HIV dan AIDS artinya saya paham bentuk-bentuk tindakan beresiko apa saja yang dapat membuat saya terjangkit HIV dan AIDS. Saya juga paham bagaimana virus HIV menular dan hal-hal yang tidak menularkan HIV, serta yang paling penting adalah mengetahui bahaya HIV dan AIDS itu sendiri. Pengetahuan-pengetahuan ini membantu saya menjadi remaja yang dapat melindungi diri dari HIV/AIDS. 

Kedua, tahu HIV dan AIDS mengajarkan saya untuk belajar berempati terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Selain harus berjuang melawan virus HIV, seringkali para ODHA juga harus berjuang mengahadapi stigma negatif dan perilaku diskriminasi dari masayarakat. Hingga saat ini, masih banyak kita temui masyarakat yang takut untuk bersosialisasi dengan ODHA karena khawatir tertular virus HIV. Padahal HIV tidak menular melalui kontak sosial biasa. Hal inilah yang terjadi jika kita tidak mengenal HIV dan AIDS. Tapi apa yang terjadi jika kita tahu dan paham HIV/AIDS? Kita tidak hanya dapat meringankan penderitaan ODHA, tetapi juga dapat membantu ODHA dengan memberikan dukungan. Bangga kan bisa membantu hidup orang lain?  

Ketiga, tahu HIV dan AIDS artinya saya membantu meringankan tugas para pekerja kesehatan. Salah satu penyebab sulitnya memberantas HIV dan AIDS adalah masih banyaknya persepsi mayarakat yang beranggapan bahwa usaha pemberantasan HIV/AIDS adalah tanggung jawab penuh para pekerja kesehatan. Padahal HIV dan AIDS adalah musuh kita bersama, memeranginya pun harus bersama. Menurut saya, memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS adalah bentuk partisipasi kita untuk memberantas HIV/AIDS dan bentuk bantuan kita untuk meringankan tugas para pekerja kesehatan. 
Keempat, tahu HIV dan AIDS juga berarti saya mengetahui dan mendukung program kerja pemerintah untuk memberantas HIV/AIDS, khususnya Kementerian Kesehatan.

Kelima, tahu HIV dan AIDS artinya saya menyadari keberadaan saya sebagai bagian dari masyarakat global yang menginginkan dunia bebas dari HIV dan AIDS. Hal ini tertuang dalam resolusi pembangunan dunia atau yang dikenal dengan Sustainable Development Goals.

Keenam, tahu HIV dan AIDS dapat menjadikan saya sebagai sumber informasi bagi orang-orang terdekat saya, seperti teman, keluarga, dan lingkungan sekitar saya. Melalui informasi dan pengetahuan yang saya berikan, saya dapat membantu mencegah orang-orang di sekitar saya terjangkit HIV dan AIDS. Bangga kan bisa jadi remaja yang memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar?

Terakhir, tahu HIV dan AIDS dan semakin banyak yang bisa kita cegah dari HIV dan AIDS dapat memberikan dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi negara. Karena semakin sedikit orang yang terjangkit HIV/AIDS, semakin sedikit pula anggran dana yang harus dihabiskan untuk memberantas HIV/AIDS. Semakin sedikit orang yang terjangkit HIV/AIDS, semakin kuat dan produktif pula sumber daya manusia Indonesia yang tentunya membawa dampak positif bagi perekonomian negara.


(Ditulis untuk mengikuti kompetisi menulis #ABAT, Aku Bangga Aku Tahu)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.